KELAS NATURAL DYE SHIBORI SARAH MONIKA

Serbarupa dengan bangga mulai Februari 2017 kemarin telah memulai kelas privat Natural Dye Shibori dengan menggadang Our Shibori Artist in Residence : Sarah Monika sebagai Tutor.

Adapun kelas ini belum dibuka untuk umum (reservation only). Dimana untuk reservasi bisa mengontak ke 0811 903 734.

Sarah Monika (baju merah) sedang beraksi di kelas privat Natural Dye Shibori. Setelah teori yang bisa menghabiskan waktu hingga 1.5 jam meliputi Sejarah resist, sejarah shibori & 3 teknik Shibori. Praktek di hari 1 dilanjutkan dengan pengkaryaan dibahan yang disediakan (0.5 x 1.5 m). Peserta bebas memilih teknik yang disukai (salah satu, dua atau bahkan ketiganya) dalam pengkaryaan di bahan yang disediakan. Pengkaryaan di bahan bisa menghabiskan waktu antara 2 - 3 jam.

Adapun kelas ini terbagi menjadi 2 pertemuan dikarenakan sifat Natural Dye yang tidak memungkinkan peserta langsung membawa pulang karyanya dalam satu hari.

Materi meliputi :

Day 1.

I. Teori :

1. Pengenalan Shibori

2. Sejarah Shibori

3. Pengenalan 3 teknik Shibori : 1. Arashi 2.Itajime 3. Ori Nui

4. Pengenalan Natural Dye

5. Sejarah Natural Dye

6. Kenapa Natural dye

II. Praktek Shibori : Pengkaryaan di bahan 0.5 x 1.5 m

III. Praktek Pencelupan warna hari 1

Day 2.

I. Praktek Pencelupan warna hari 2 (Pencelupan seharian untuk mendapatkan warna)

II. Praktek Pencelupan fiksasi (Tawas, Kapur Tohor, Tunjung)

Proses Pencelupan warna Natural Dye. Di hari 1 Pencelupan dilakukan terakhir di sore hari untuk ditinggal dan dilanjutkan seharian di hari 2.

Jadi sebenarnya di kelas ini ada 2 hal yang bisa didapat :

1. Proses teknik rintang shibori : menggunakan benang, kayu, c-clamp, pipa dll

2. Proses pewarnaan dengan Natural Dye : menggunakan tanaman yang ada disekitar kita

Proses Pencelupan di hari 2. Matahari sangat diperlukan untuk membantu proses pencelupan Natural Dye di karya Shibori.

Satu hal yang perlu kami PERINGATKAN adalah Kelas Privat Natural Dye Shibori ini MEMAKAN WAKTU YANG PANJANG untuk tiap prosesnya. Jadi jika mengharapkan hasil yang instant dalam beberapa jam saja KELAS INI TIDAK COCOK buat Anda.

Karya Shibori dicelup di hari ke 2 hingga didapatkan warna yang diinginkan.

Natural Dye sebagai sebuah konsep pewarnaan alami memiliki timeline yang berbeda dengan timeline industri/pekerjaan yang menuntut kerapihan dan kecepatan tinggi. Dikelas ini kerapihan adalah bonus akan kesabaran dimana kecepatan paling tinggi adalah menjadi kura-kura (Bukan Teenage Mutant Ninja Turtle juga lo)

Di hari ke 2, setelah berkali-kali dicelup dan dijemur di akhir karya akan di fiksasi menggunakan 3 jenis fiksator : 1. Tawas 2. Kapur Tohor 3. Tunjung dimana tiap fiksator menghasilkan shade yang berbeda. Proses pencelupan dan fiksasi bisa memakan waktu lebih dari 6 jam. (dari jam 10 pagi hingga jam 4 sore) Jadi hari ke 2 ini memang full di luar ruangan.

Jadi jika memang Anda memiliki waktu luang dan keinginan keluar dari kecepatan kehidupan sehari-hari kelas ini cocok Anda ikuti. Jika anda berharap membuat karya dengan kerapihan tinggi dan hari itu bisa dibawa pulang buat selfie maka lebih baik cari POD dan nge-print di kain.

Karya sebaiknya ditunggu hingga benar-benar kering sebelum dibuka (menghindari kapiler air merembes di wilayah yang dirintang) Karya bisa dititipkan di kita hingga kering sebelum dibuka. 

Jadi, jadi apa dong yang didapat dari kelas ini???

Pastinya adalah test kesabaran, teh anget, obrolan gak penting, warna yang gak rata, Karya yang lama dan pengalaman manis menunggu molekul bekerja....... Jadi kalo ini cocok buat Anda, ditunggu kehadiranya di kelas Natural Dye Shibori kita.

Setelah kering maka voila.....kita buka. Mudah-mudahan bagus ya....... Kiri adalah karya Yulian Ardhi & Kanan adalah karya Sinta Deviana.